BeritaKegiatan Polri

Pencarian terhadap dua korban longboat tenggelam di perairan Halmahera Barat tidak ditemukan, operasi SAR resmi ditutup

Ternate – Kabar Reskrim Polri//Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate akhirnya menutup Operasi SAR terhadap musibah tenggelamnya sebuah Longboat dengan POB 5 orang di perairan Kab. Halmahera Barat, Maluku Utara. Setelah Tujuh hari operasi pencarian dilaksanakan.

Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman mengatakan Tim SAR gabungan telah berupaya semaksimal mungkin dalam operasi pencarian namun hingga hari ke tujuh, dua korban belum dapat ditemukan dan dinyatakan hilang.

Lanjut Fathur, dihari ke tujuh pencarian dimulai pukul 07.30 wit hingga sore hari pukul 18.00 wit. Namun hasil masi nihil. Upaya pencarian sudah dilakukan dari titik duga tenggelamnya longboat yaitu di perairan Halmahera Barat hingga perairan Ternate sampai ke perairan Tidore namun korban tidak ditemukan.

Koordinasi dan Pemapelan juga telah di sampaikan ke instansi terkait serta Kapal dan nelayan yang melintas di area kejadian. Apabila melihat maupun menemukan korban agar segera melaporkan ke Basarnas.

Tim SAR Gabungan pun sudah berkoordinasi dengan Agen kapal serta keluarga korban dengan menyampaikan bahwa operasi SAR sudah dilakukan sesuai SOP Basarnas yaitu selama tujuh hari dan sudah tidak efektif lagi .

Keluarga pun telah mengikhlaskan dan berterimakasih kepada Tim SAR Gabungan.

SelanjutnyaTim SAR Gabungan melaksanakan debrifing dan Evaluasi dengan kesimpulan 3 orang korban selamat dan 2 orang korban dinyatakan hilang. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan Terima kasih.

Unsur Terlibat dalam operasi sar.
Basarnas Ternate. Kodim 1501/Ternate, Ditpolairud Polda Malut, BPBD Kab. Halbar, Koramil 1501-04/Sahu, Babinsa Desa Todahe, Bhabinkamtibnas Polsek Sahu, Masyarakat Desa Baru, Masyarakat Desa Todahe Dan Keluarga Korban.

Seperti diketahui sebelumnya, pada tanggal 20 Agustus 2023 pukul 22.00 WIT, longboat berangkat dari Desa Baru menuju Ternate Kemudian pada pkl 23.30 WIT longboat korban terhantam ombak dan terbalik. Pd tgl 20 Agustus 2023 pkl 09.00 WIT, 3 korban ditemukan terapung di laut oleh speed rute Jailolo – Ibu dalam keadaan selamat di perairan Desa Todahe. Hingga saat ini 2 korban lainnya masih belum ditemukan.

Download Berita

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button