BeritaUmum

Selain Dugaan Pemda Tanam Kebun Sawit Dalam Kawasan Hutan Lindung,Diduga Kesalahan Dalam Pelaksanaan.

Riau – Kabar Reskrim Polri//Kebun Sawit Pemda diduga berada dalam Kawasan Hutan Lindung (KHL) berlokasi di desa Perhentian Sungkai Kecamatan Pucuk Rantau Wilayah Hukum Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Rabu (09/08/2023).

Selama (3) Tahun lebih di ketuai Oleh inisial (Alun) Kepala perkebunan,Kebun Pemda tersebut di duga dijadikan seperti kebun milik pribadinya, termasuk dugaan tidak transparan,selain itu diduga alun ketua tersebut sudah menyindir profesi salah seorang Wartawan berinisial ( athia ).

Hal ini di sampaikan langsung oleh  (Endri) mantan kades setempat Perhentian Sungkai Kepada awak Media Pada 15/07/2023.

Sejak itu awak media melakukan konfirmasi ke beberapa pihak terkait baik melalui SMS ataupun WhatsApp, perantaraan bahkan sempat dua kali datang kediaman ketua perkebunan (alun), Namun hingga hari ini kamis (10/07/2023) belum ada klarifikasi apapun dari alun, alias di abaikan-nya.

Awal kronologi kebun sawit pemda, ninik mamak setempat Menyerahkan kawasan hutan ini kepada Pemerintah Daerah (Pemda) seluas 3500 hektar dan terlaksa oleh pemda sekitar 441 hektar, lainnya diduga dikelola oleh masyarakat setempat, ungkap mantan kades (endri) kepada awak media (athia) 15/07/2023.

“Saat menyerahkan ke pemda seluas itu berarti membantu pemda sama hal bukan lagi milik masyarakat”, ujar mantan kades.

Selanjutnya, Suatu saat pemda menarik kembali lahan seluas itu, Ninik atau masyarakatpun sudah nggak bisa ngomong kecuali surat penyerahan dicabut dari tangan pemda.”Bupati Kuansing (musinir) dan saya masih kades saat itu”,ujar nya.

Saat itu Saya Ketua, Pesan Bupati soal keuangan tidak perlu nyetor kepada Pemda cukup Ninik mamak, desa, Pemuda dan pegawai di sini, Bebernya.

Lebih lanjut, adapun permintaan Bupati saat itu 10 hektar buat kebun karet dan itu sudah oke bahkan sudah kubawa ke rapat desa dan di tengah tokoh masyarakat.

Pada tahun 2019 akhir
Karena Saya Masih menjabat Kades Maka Pindah Menjadi Alun Ketua dan Saya Wakil, jelas Endri Mantan.

Pengurus Kebun Pemda Saat ini:
Ketua : Jalunis (Alun) Sekalian Direktur BUMDES.
Wakil Ketua : Endri, Mantan Kades.
Sekretaris : Yasrizon
Bendahara : Datuk asmaer.
Dan PJ Kades Perhentian Sungkai An.Adnan

Selama Alun menjadi Ketua tidak Transparan kepada Kami dan Saat Ku konfirmasi ke Bendahara dan Sekretaris, Jawab Mereka Mau Bagaimana lagi
Cukup saja di kasi Oleh Ketua 500 ribu Perminggu, ungkap Mantan Kades.

Lanjut nya, Marahnya Alun ke Saya Karena ku bilang agar mobil angkut dari lapangan ke timbangan tolong bendahara yang ngurus sampai DO, mengambil uang, menyimpan uang dan yang mengasih gaji karyawan.

Se ingatku Tandan Buah Sawit (TBS) masa tahun 2020-2021 mencapai 100 ton setiap panen dan karena trek buah saat ini lebih kurang 60 Ton, herannya Mantan Kades.

Tambahnya, Ke Ram Sawit timbangan badan usaha milik desa perhentian sungkai (BUMDES) ke situ ditimbang dan direktur Bumdes Beliau juga Alun ini.

Selama 3 tahun diketuai Alun kebun Pemda Sepersen Pun tak ada dikasinya ke Desa Cuma tahun kemarin artinya dalam setahun Saja, adapun dikasi bagai THR senilai 20 juta buat Ninik mamak, dibagi kepemimpinan dan bagian Saya Sebagai wakil ketua dapat 300 ribu, keluh nya.

Seperti kebun pribadinya di buat Kebun Pemda ini Oleh Ketua Alun ini padahal sebatang sawit pun keliling ini tidak punya beliau tapi bisa beli mobil dan bangun rumah besar, dari mana lagi kalau bukan dari hasil kebun Pemda, Tukas nya Mantan Kades.

“Anehnya lagi saat datang Wartawan Kuansing inisial Hendra kediaman nya ketua mengatakan
Apalah artinya Menjadi Wartawan (athia), mana kita kepakai kita dia itu disini dan jawab Hendra paling dia itu media sendiri saja. berpikir aku bangga kali mereka ngomong itu, jelas Endri Mantan Kades Ke Athia
Pada (15/07/2023).

Sejak itu Athia selaku awak Media Cukup Upaya untuk mengklarifikasi
seluruh dugaan yang tertera dari atas Seperti disampaikan Mantan Kades ini.

Saat terakhir Athia datang Kediaman Ketua Alun pada jumaat (04/08/2023) adapun beberapa Mereka dan Kata istrinya Lagi Suaminya Paling Ke Pondok Kebun Pemda, Padahal Curiga awak Media ada di dalam Ruangan Rumah Alun.

Awak media menitip Nomor Telpon miliknya, Mohon Ya Buk agar Alun di hubungi Saya bila tidak ketemu Kami di Pondok Kebun karena Penting Konfirmasi ini untuk klarifikasi nya, Pesan Athia kepada mereka.

Sesampai Athia ke Pondok Kebun Pemda, Saat itu Yang ada dua orang anggota Kerja mengatakan Belum ada kesini dan Sejak itu Sampai tertayang Berita ini belum di telpon oleh awak media,ini jangankan ada memberi klarifikasi dari ketua Perkebunan

Kamis (10/08/2023)kami Menkorfimasi Hal ini dengan  Adnan,Saya Hanya Pak Kades Selama 7 bulan, Yang berkaitan dengan Perkebunan Saya Tidak Paham.
Mohon dikonfirmasi kepada jalunis (Alun).

Sambil Pak Kades memberi Nomor telpon Jalunis (alun):
0812774333**
Padahal nomor ini sudah kian ada pada Athia Namun belum Pernah di jawab oleh Alun Konfirmasi Selain awak media ini datang Kediaman nya.

Penulis Athia

Download Berita

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button