BeritaUmum

Pelanggan PLN di OKI Resah: Pemutusan Listrik dan Pemerasan Terjadi

OKI – Kabar Reskrim Polri | Pelanggan PLN dengan nama samaran Dodi menyampaikan keluhannya terkait pemutusan listrik dandugaan pemerasan yang dilakukan oleh petugas PLN, Rabu (17/05/2023)

Dalam wawancara dengan Kabar Reskrim Polri, Dodi mengungkapkan, Dirinya sangat resah dengan tindakan PT PLN yang melakukan pemutusan listrik tanpa alasan yang jelas dan menarik denda 3 juta Hingga 6 Juta darinya.

“Saya juga menduga ada oknum-oknum dalam PLN yang melakukan pemerasan terhadap kami sebagai pelanggan,” ungkapnya.

Permasalahan ini diduga terjadi di Kecamatan Lempuing, Rayon Tugu Mulyo, dimana banyak pelanggan mengeluhkan tindakan pemutusan listrik yang dilakukan oleh PT PLN.

Masyarakat setempat melaporkan bahwa petugas PLN menekan para pelanggan untuk menyetujui atau memberikan tanda tangan terkait permintaan dari petugas P2TL.

Kondisi ini telah menimbulkan kegelisahan di kalangan masyarakat, sehingga mereka meminta agar pihak yang berwenang, seperti Dinas Ketenagalistrikan (Dirud) dan Jaringan Masyarakat (JM) di tingkat provinsi, serta Kapolda Sumsel dan Kapolres OKI, mengambil tindakan tegas dan menindaklanjuti permasalahan ini hingga tuntas.

Hingga saat ini, PLN dan pihak berwenang belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pemutusan listrik dan pemerasan yang dialami oleh pelanggan. Kabar Reskrim Polri akan terus mengikuti perkembangan permasalahan ini dan memberikan informasi kepada masyarakat seiring dengan berjalannya investigasi.

 

Pewarta : M. Hasim

 

Download Berita

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button